Kesehatan

Ketahui Penyebab Sakit Perut yang Tiba-tiba Muncul dan Menghilang

×

Ketahui Penyebab Sakit Perut yang Tiba-tiba Muncul dan Menghilang

Sebarkan artikel ini
Ketahui Penyebab Sakit Perut yang Tiba-tiba Muncul dan Menghilang
Doc. Foto: Ilustrasi/Alodokter

KOROPAK.COM – Nyeri perut yang muncul tiba-tiba lalu hilang begitu saja sering kali membuat orang merasa cemas, apalagi jika tidak disertai gejala lain yang jelas.

Sebagian besar kasus sebenarnya tergolong ringan dan akan membaik tanpa pengobatan khusus. Namun, penting untuk mengetahui penyebab dan tanda bahaya agar bisa menentukan langkah yang tepat ketika mengalaminya.

Keluhan ini bisa terjadi pada siapa saja, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Biasanya, nyeri berlangsung singkat, tidak terlalu parah, dan tidak memerlukan perawatan serius. Meski begitu, bila rasa sakit sering kambuh, semakin berat, atau disertai gejala mencurigakan, sebaiknya segera dicari penyebabnya.

Kemungkinan Penyebab Sakit Perut yang Muncul dan Menghilang

1. Kontraksi Usus Normal

Usus selalu bergerak untuk mendorong makanan dicerna. Pada waktu tertentu, misalnya setelah makan besar atau mengonsumsi makanan yang sulit dicerna, kontraksi usus bisa terasa lebih kuat dan menimbulkan nyeri sementara. Biasanya hanya berlangsung beberapa menit dan mereda dengan sendirinya.

2. Siklus Menstruasi atau Ovulasi

Perubahan hormon menjelang menstruasi atau saat ovulasi dapat memicu kram di perut bagian bawah. Nyeri biasanya datang secara tiba-tiba dan hilang tanpa perlu pengobatan. Tingkat rasa sakit bisa ringan hingga cukup mengganggu, tetapi jarang berlangsung lama.

3. Stres dan Tekanan Emosional

Kondisi emosional seperti stres, cemas, atau tegang dapat memicu pelepasan hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol. Hormon ini membuat kontraksi otot usus meningkat sehingga perut terasa nyeri sesaat. Biasanya keluhan akan mereda setelah tubuh lebih rileks.

BACA JUGA:  Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

4. Penumpukan Gas di Usus

Gas berlebih di saluran cerna dapat menekan dinding usus dan memicu nyeri mendadak. Penyebabnya bisa karena makan terlalu cepat, berbicara saat makan, atau mengonsumsi makanan penghasil gas seperti kol, kacang, dan bawang. Nyeri biasanya hilang setelah buang angin atau sendawa.

5. Reaksi terhadap Makanan

Alergi atau intoleransi makanan juga bisa memicu perut sakit mendadak. Keluhan dapat muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah makan dan sering disertai mual, muntah, atau diare.

6. Infeksi Saluran Cerna

Bakteri atau virus dari makanan dan minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan sakit perut yang datang dan pergi. Kadang keluhan disertai diare atau mual. Bila gejala berat seperti demam tinggi, muntah terus-menerus, atau tinja berdarah muncul, segera periksa ke dokter.

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar nyeri perut yang hilang-timbul tidak berbahaya. Namun, segera cari pertolongan medis bila disertai:

– Nyeri perut hebat pada salah satu sisi, disertai muntah terus-menerus atau BAB berdarah
– Perut terasa sangat keras atau kaku
– Pusing, lemas, kesulitan bernapas, atau penurunan kesadaran
– Pada wanita: nyeri perut hebat disertai perdarahan di luar jadwal haid, keputihan berbau, atau nyeri saat buang air kecil/berhubungan seksual

Sakit perut yang datang dan pergi umumnya tidak berbahaya, tetapi tetap penting memperhatikan frekuensi dan gejalanya. Jika keluhan sering kambuh atau disertai tanda bahaya, segera periksakan diri untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!