Nasional

Prabowo Raih Investasi Rp90 T, 1.582 Kapal Nelayan dan 10 Kampus Baru dari Inggris

×

Prabowo Raih Investasi Rp90 T, 1.582 Kapal Nelayan dan 10 Kampus Baru dari Inggris

Sebarkan artikel ini
Prabowo Raih Investasi Rp90 T, 1.582 Kapal Nelayan dan 10 Kampus Baru dari Inggris
Doc. Foto: ANTARA

KOROPAK.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Inggris membawa sejumlah hasil konkret dan berdampak positif bagi Indonesia.

“Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri itu beliau ingin ada yang didapatkan. Ada produknya, ada hasil, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” ujar Teddy di London, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/1/2026).

Teddy menekankan, hasil kunjungan selama dua hari ini akan segera dirasakan Indonesia. “Beliau ingin secepat mungkin, sebesar mungkin ada manfaat yang didapat oleh Indonesia,” tambahnya.

Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo melakukan pertemuan penting dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III. Dari pertemuan ini, terdapat tiga kesepakatan utama.

Pertama, komitmen investasi dari Inggris senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun. Kedua, penguatan kerja sama di bidang maritim, termasuk pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.

“Nah yang menariknya, menurut Menteri Kelautan, kapal ini nanti akan memperkerjakan sekitar 600.000 orang karena diproduksi dan dirakit di Indonesia,” ujar Teddy.

Ketiga, kerja sama di sektor pendidikan tinggi. Presiden Prabowo bertemu dengan 24 profesor dari universitas top di Inggris, termasuk King’s College, Oxford, Imperial College, dan University of Edinburgh.

BACA JUGA:  Tudingan 'Mulyono and The Gang' di Balik Gagalnya Anies di Pilkada

Rencana kerja sama mencakup pembangunan 10 kampus baru yang fokus pada kedokteran dan STEM (science, technology, engineering, mathematics), peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris, pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia, serta pertukaran dosen.

“Harapannya dengan profesor-profesor top dari Inggris bisa kerja sama. Ada penambahan mahasiswa yang kuliah di sini, kemudian pembuatan kampus baru di Indonesia. Juga nanti pertukaran dosen,” kata Teddy.

Pertemuan dengan Menteri Pendidikan Inggris dan perwakilan Russell Group diharapkan mendorong peningkatan peringkat universitas-universitas Indonesia di tingkat global.

Selain itu, dalam pertemuan dengan Raja Charles III, keduanya menyepakati kerja sama pemulihan ekosistem 57 taman nasional di Indonesia, termasuk Taman Nasional Way Kambas di Lampung yang menjadi pusat konservasi gajah Sumatera.

“Tadi Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles III. Intinya ada kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia memperbaiki ekosistem dan pemulihan 57 taman nasional,” tutur Teddy.

Kunjungan ini menegaskan bahwa strategi diplomasi Presiden Prabowo tak hanya mengutamakan hubungan bilateral, tetapi juga menghasilkan dampak ekonomi, pendidikan, dan lingkungan bagi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!