KOROPAK.COM – TASIKMALAYA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) bersama anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak ke lokasi penyaluran bansos di Kelurahan Nagarasari, Selasa (22/7).
LSM PADI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses distribusi bantuan sosial (bansos) di Kota Tasikmalaya. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar bersama Anggota Komisi IV DPRD, PADI menemukan sejumlah kejanggalan dalam data penerima manfaat.
Ketua LSM PADI, Iwan Restiawan, menyampaikan bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan untuk menelusuri keakuratan dan ketepatan sasaran penyaluran bansos.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, bukan malah jatuh ke tangan yang tidak semestinya,” kata Iwan, Selasa (22/07/2025).
Dari hasil sidak, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian data yang berdampak pada tidak meratanya distribusi bantuan. Diketahui, terdapat penerima yang tidak memenuhi kriteria, sementara warga yang tergolong miskin justru tidak terdaftar.
Menanggapi hal tersebut, Iwan mendorong perbaikan menyeluruh terhadap sistem pendataan dan distribusi. Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan sinergi lintas tingkat pemerintahan.
“Dinas teknis harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan yang ada. Koordinasi aktif hingga ke level RT dan kelurahan menjadi kunci agar distribusi lebih tepat sasaran,” tegasnya.
LSM PADI menyatakan akan terus melakukan pemantauan secara rutin terhadap penyaluran bansos. Langkah ini dianggap sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat untuk memastikan kebijakan publik benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.











