KOROPAK.COM – TASIKMALAYA – Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menyatakan kekhawatiran atas tuntutan pengalihan pengelolaan RSUD dr Soekardjo ke Pemprov Jabar.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, H. Yadi Mulyadi, menegaskan bahwa isu terkait pengelolaan RSUD dr Soekardjo tak bisa direspons secara gegabah hanya bermodalkan informasi dari media sosial.
“Persoalan ini terlalu kompleks untuk ditarik kesimpulannya dari narasi TikTok atau media sosial lainnya. Jangan sampai keputusan penting justru dilandasi data yang tidak akurat,” kata Yadi, Selasa (5/8).
Menurutnya, pihak DPRD telah menginisiasi surat resmi ke Wali Kota untuk mengatur jadwal pertemuan antara tanggal 20 hingga 30 Agustus guna membahas masa depan rumah sakit milik pemerintah kota itu.
Manajemen RSUD Dianggap Krisis
Yadi juga mengapresiasi kunjungan lapangan ke RSUD dr Soekardjo yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Uus Supangat. Hasil dari kunjungan itu, lanjut Yadi, menegaskan bahwa kondisi RSUD perlu perhatian serius.
“Permasalahannya nyata dan serius. Dari infrastruktur yang kedodoran hingga manajemen internal yang belum sehat. Ini harus segera dipetakan untuk dicari solusi konkret,” ucapnya.
Pengalihan ke Pemprov Dinilai Bukan Jalan Keluar
Menanggapi desakan sebagian pihak untuk mengalihkan pengelolaan RSUD ke Pemprov Jawa Barat, Yadi menyampaikan keberatannya. Menurut dia, alih kelola bukan jaminan menyelesaikan persoalan, justru bisa menambah kerumitan baru.
“Provinsi bukan hanya mengurus Tasikmalaya. Jika kita serahkan begitu saja tanpa persiapan matang, pelayanan bisa terganggu. Kita bisa kehilangan aset strategis, PAD berkurang, dan anggaran kota ikut terdampak,” tegasnya.
Pihaknya pun menekankan bahwa pengelolaan RSUD harus tetap berada di bawah kendali Pemkot dengan perbaikan sistemik sebagai prioritas.
Komitmen Bersama untuk Perbaikan
Meski berbeda pendapat soal skema pengelolaan, Komisi IV DPRD dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sepakat bahwa penyelamatan RSUD adalah prioritas utama.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. Uus Supangat, mengaku optimis setelah mendapat dukungan dari DPRD. “Alhamdulillah, hari ini saya merasa lebih bersemangat. Dengan komitmen bersama, kami optimis bisa memulihkan kondisi RSUD demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya











